Pengertian, Struktur Teks Iklan dan Kaidah Kebahasaannya

Saat membaca koran atau media cetak lainnya, Anda pasti pernah menemukan sebuah teks yang isinya sedang mempromosikan sebuah barang atau jasa. Inilah yang disebut dengan teks iklan. Tidak hanya ditemukan di media cetak saja, iklan juga sering ditemukan di media-media lainnya, seperti TV, radio bahkan di media digital seperti Youtube. Iklan ini sendiri menjadi cara yang sangat efektif untuk mempromosikan barang atau jasa kepada khalayak luas. Sama seperti jenis teks lainnya, dalam pembuatan teks iklan juga ada aturan penulisan dan struktur yang harus diikuti. Penjelasan berikut akan menerangkan tentang apa itu teks iklan dan bagaimana struktur pembuatannya.
Pengertian, Struktur Teks Iklan dan Kaidah Kebahasaannya

Pengertian, Fungsi, dan Teks Iklan

Sebelum mengenal lebih jauh tentang teks iklan dan bagaimana struktur pembuatannya, terlebih dahulu harus tahu apa itu teks iklan. Teks iklan sendiri adalah media yang digunakan untuk mengenalkan, mempromosikan dan memasarkan produk berupa barang atau jasa kepada masyarakat luas, agar masyarakat mengenal produk tersebut lalu membeli atau menggunakan produk maupun jasa yang diiklankan tersebut. Iklan ini umumnya dijumpai dalam bentuk poster, pamflet, slogan ataupun bentuk lainnya.

Bahasa yang digunakan dalam teks iklan sifatnya persuasif atau mengajak. Tujuannya tentu saja untuk membuat masyarakat mau menggunakan atau membeli produk dan jasa yang ditawarkan iklan tersebut. Selain itu, teksnya pun harus dibuat semenarik mungkin agar pembaca dapat tertarik dengan apa yang ditawarkan di dalam iklan tersebut. Karena itu tak jarang teks iklan juga dibubuhi dengan gambar yang membuatnya lebih menarik.

Iklan ini tak selalu bersifat komersil atau menjual. Ada pula teks iklan yang dibuat untuk tujuan kampanye atau layanan masyarakat yang dibuat oleh instansi resmi pemerintah maupun swasta dengan tujuan untuk mendukung suatu program tertentu. Dalam menulis teks iklan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan termasuk struktur dan unsur kebahasaan yang digunakan di dalamnya.

Berdasarkan tujuan pembuatannya, iklan bisa dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah beberapa jenis teks iklan yang dikelompokkan berdasarkan tujuan pembuatannya.

1. Iklan Penawaran 

Jenis yang mungkin paling sering Anda jumpai adalah iklan penawaran. Iklan ini dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan, menawarkan atau menjual produk maupun jasa tertentu. Targetnya adalah masyarakat luas yang sebelumnya sudah dipasang menjadi target pasar dari produk tersebut.

2. Iklan Permintaan 

Berbeda dengan iklan penawaran yang dibuat untuk menjual produk, maka iklan penawaran dibuat dengan tujuan untuk mencari atau menemukan suatu hal. Contoh yang paling sering dijumpai adalah iklan lowongan pekerjaan atau iklan mencari orang hilang.

3. Iklan Layanan Masyarakat 

Jenis selanjutnya adalah iklan layanan masyarakat. Iklan jenis ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi atau penjelasan kepada khalayak luas tentang suatu program tertentu. Umumnya iklan layanan masyarakat inu dibuat oleh instansi resmi pemerintah atau pihak swasta. Contohnya, iklan tentang Program Pendidikan Wajib, iklan tentang Bahaya Rokok, iklan tentang Kewajiban mengenakan helem saat berkendara dan lain sebagainya.

4. Iklan Undangan 

Jenis iklan terakhir adalah iklan undangan. Sesuai namanya, iklan ini dibuat untuk mengundang masyarakat yang membaca iklan tersebut untuk turut menghadiri atau turut berpartisipasi dalam acara tertentu yang sifatnya umum. Misalnya, iklan undangan untuk menghadiri acara pengajian umum, iklan untuk menghadiri kegiatan sholat idul adha berjamaah dan lain sebagainya.

Syarat Penulisan Teks Iklan

Sama seperti jenis teks lainnya, dalam membuat teks iklan juga ada aturan yang harus diikuti. Seperti misalnya struktur teks, syarat pembuatan teks iklan dan kaidah kebahasaannya. Sebelum membuat teks iklan, ada persyaratan yang harus ada di dalam teks iklan tersebut. Berikut adalah syarat-syaratnya.

1. Objek dan Sesuai Fakta 

Saat membuat sebuah iklan, syarat yang harus dipenuhi adalah teks iklan tersebut harus merupakan fakta. Meskipun dibuat untuk tujuan menjual, informasi di dalam teks iklan tidak boleh membohongi pembaca dan harus sesuai fakta. Selain itu, informasi yang diberikan juga harus bersifat objektif.

2. Tepat Sasaran 

Membuat iklan juga harus memiliki target atau sasaran untuk siapa iklan tersebut dibuat. Misalnya jika dibuat untuk kampanye program pemerintah, maka informasi yang diberikan juga harus tepat sasaran.

3. Tidak Menyinggung Orang/Pihak  Lain 

Satu lagi yang syarat saat membuat teks iklan adalah tidak boleh menyinggung pihak lain. Meskipun ada unsur persaingan ketika membuat iklan, namun di dalam iklan memang tidak boleh ada aspek yang dapat menyinggung orang atau pihak lain.

4. Kata-Katanya Menarik, Logis dan Sopan 

Untuk bisa membuat orang lain tertarik, saat membuat iklan, kata yang digunakan juga harus menarik agar lebih menjual. Namun, meskipun demikian kata atau kalimat yang digunakan juga harus tetap login dan sopan.

5. Mudah Dipahami 

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Syarat paling penting dalam pembuatan iklan adalah informasi yang diberikan bersifat mudah dipahami. Gunakan kalimat yang singkat dan padat namun jelas tujuan atau maksudnya. Dengan begitu pembaca tidak akan bingung.

Setelah syarat, hal lain yang harus diperhatikan dalam penulisan teks iklan adalah kaidah kebahasaannya. Ada beberapa aturan bahasa yang harus terpenuhi dalam teks iklan.

1. Persuasif 

Bahasa yang digunakan dalam membuat teks iklan haruslah bisa membujuk dan meyakinkan pembaca untuk menggunakan produk atau melaksanakan gagasan dalam iklan tersebut. Karena itu kalimat yang digunakan harus persuasif.

2. Menggunakan Kalimat Slogan 

Slogan sendiri merupakan kalimat yang menarik dan mudah diingat. Biasanya susunan kata atau kalimat yang digunakan tetap bersifat informatif namun dalam susunan yang singkat sehingga mudah diingat. Selain itu, biasanya juga terdapat kalimat yang mencolok sebagai ciri khas atau pengingat.

3. Subjek yang Digunakan Orang Pertama 

Terakhir, dalam membuat teks iklan juga harus menggunakan subjek orang pertama. Subjek orang pertama yang digunakan boleh tunggal atau jamak, jika memang iklan tersebut mewakili pihak yang bersifat jamak, seperti instansi pemerintahan.

Struktur Penulisan Teks Iklan

Bagian terakhir adalah struktur penulisannya. Struktur penulisan teks iklan dibuat agar teks iklan terlihat lebih rapi dan enak dibaca. Struktur teks iklan terdiri dari 3 bagian, yaitu:

1. Judul 

Judul ini letaknya paling atas. Biasanya judul ini adalah bagian paling pertama yang dilihat pembaca. Namun, tidak semua iklan memang mencantumkan judul.

2. Nama Produk atau Jasa 

Bagian atau struktur paling penting dari teks iklan adalah nama produk. Karena sejatinya, teks iklan dibuat untuk memasarkan atau menjual produk atau jasa, maka nama produk ini harus dicantumkan di dalam teks iklan.

3. Deskripsi Produk 

Bagian terakhir adalah deskripsi produk atau jasa. Deskripsi ini berisi segala informasi tentang produk atau jasa yang ditulis secara fakta dan objektif. Kalimat yang digunakan harus menarik serta menyertakan informasi tentang bagaimana cara mendapat produk tersebut.

Demikian tadi penjelasan tentang teks iklan, mulai dari fungsi, jenis, struktur dan unsur kebahasaannya. Dengan informasi tersebut kini Anda bisa mengetahui bagaimana menulis iklan yang baik dan benar serta menarik pembaca. Iklan yang dibuat menarik tentu akan bisa menarik lebih banyak pembaca untuk menggunakan produk tersebut.

0 Response to "Pengertian, Struktur Teks Iklan dan Kaidah Kebahasaannya "

Post a Comment

Terima kasih atas komentar yang telah anda berikan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel